×


Berita



PERESMIAN PABRIK PUPUK ORGANIK PT. GEMILANG GLOBAL PRATAMA

  Selasa, 25 Mei 2010
  Diskominfo/Bag. Humas
  11786 Dilihat

Bupati Subang, Eep Hidayat, berharap dengan keberadaan Pabrik Pupuk Organik PT. Gemilang Global Pratama di Subang bisa mendorong pengembangan penggunaan pupuk organik oleh petani dapat berjalan lebih opotimal. Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) yang dilaksanakan di Subang bisa memberikan manfaat besar pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan saat peresmian Pabrik Pupuk Organik PT. Gemilang Global Pratama (GGP) di Desa Padaasih Kecamatan Cibogo Kabupaten Subang pada (24/5).

Lebih lanjut Bupati berharap, subsidi pupuk yang disalurkan bisa juga digunakan untuk produksi pupuk organik oleh masyarakat. “Saya berharap subsidi pupuk bisa digunakan untuk produksi pupuk organik yang dilakukan oleh masyarakat. Sehingga kebutuhan dan penggunaan pupuk organik di masyarakat bisa lebih memasyarakat,” ujar Bupati. Ditambahkan bahwa dirinya terkesan atas cerita kawannya yang telah berkunjung ke Republik Rakyat Cina (RRC) yang bercerita bahwa pemerintah RRC cukup konsisten dalam pengembangan pupuk organik yang berasal dari potensi lokal. Diantaranya, ialah memberikan himbauan kepada warga untuk tidak buang air di lokasi umum, tetapi harus di rumah. Limbah air seni/kotoran air besar ditampung untuk dijadikan bahan baku pembuatan pupuk organik. Begitu pula dengan Kabupaten Subang yang menurut Bupati banyak menyimpan potensi bahan baku pupuk organik yang bisa dilakukan oleh masyarakat.

Dalam laporannya, Direktur Direktur PT. Gemilang Global Pratama, Chepi Trisna, menyampaikan bahwa pabrik yang dibangun di Desa Padaasih ini berdiri di atas tanah seluas 1,3 hektar dengan bangunan seluas 1200 meter persegi. Adapun kapasitas produksi 1.500 ton per bulan dengan asumsi hari kerja 25 hari dan produksi 3 ton per jam. Untuk menjalankan produksi industri Pupuk Organik ini mampu menyerap tenaga kerja secara maksimal sebanyak 100 orang. Namun hingga kini produksi belum bisa dilakukan secara maksimal, sehingga para pekerja yang terdaftar dalam waiting list dilaksanakan pembinaan kemitraan melalui budi daya belut. Untuk memenuhi kebutuhan industri, PT. GGP berkoordinasi dengan Paguyuban Masyarakat Subang, diantaranya melakukan rekrutmen tenaga kerja.

Sementara itu dalam sambutannya, Direktur PT. Petro Kimia Gresik yang diwakili oleh Kepala Pemasaran, Tatang Suryana, menyampaikan hendaknya PT. GGP mampu beroperasi secara maksimal dan bisa mengambil pelajaran dari perusahaan sejenis yang dinilai kurang memperhatikan aspek-aspek penting. Diantaranya masalah lingkungan yang berdampak lingkungan sekitar, kurang memberdayakan masyarakat sekitar, kurang memperhatikan pemasaran produk dan kurang menjaga kualitas produk yang dihasilkan. “Hendaknya PT. Gemilanng Global Pratama mampu mengambil pelajaran dari kegagalan industri yang sama. Diantaranya kurang memperhatikan aspek kemitraan dengan masyarakat, memikir dampak industri pada masyarakat dan mempertahankan kualitas,” jelas Tatang.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan permodalan dalam rangka Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dari BUMN senilai Rp 1,2 milyar yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur BUMN Sarinah, Jimmy M Rifai Gani, kepada warga yang disaksikan langsung oleh Bupati Subang dan Kapolres Subang, AKBP Dadang Hartanto.

Pada peresmian Pabrik PT. GGP mengambil tema “Melalui Bertani Organik, Kita Wujudkan Kualitas dan Kuantitas Produksi Tanaman Pangan di Masa Depan”. Dihadiri oleh Kapolres Subang, AKBP Dadang Hartanto, Camat Cibogo, Nana Mulyana, Danramil Cibogo, Kapten Dayat, dan tokoh masyarakat.