×


Berita



UPAYA MEMANFATKAN GOLDEN AGE ANAK USIA DINI

  Senin, 05 Mei 2014
  Diskominfo / Bag. Humas
  517 Dilihat

Usia Dini merupakan masa terbaik buat proses belajar dan pembentukkan karakter dimasa depan. "Masa tersebut hanya sekali dalam seumur hidup dan tidak akan terulang kembali," kata Wakil Bupati Subang, Imas Aryumningsih dalam sambutannya pada pembukaan Seminar dan Wokshop Pengasuhan Anak Usia Dini di Graha Shofia, Sabtu (3/5/). Seminar tersebut mengambil tema "Membentuk Karakter Anak Usia Dini (Golden Age)".

Seminar diselenggarakan oleh Yayasan Insan Madani Mandiri (IMM) Subang. Dengan ditujukan bagi para tenaga pendidik Anak Usia Dini dan para orang tua guna menambah wawasan bimbingan bagi anak usia dini.

Menurut Imas, setiap anak memiliki semua perilaku positif dalam kodratnya seperti kejujuran, percaya diri dan tanggung jawab. Masalahnya untuk mengembangkannya perlu bimbingan yang sungguh-sungguh melalui pengasuhan dari orang tua. Maka untuk mendukungnya perlu diciptakan lingkungan yang baik. "Sehingga pada akhirnya anak-anak akan terbentuk menjadi anak-anak yang positif dan akan menjadi generasi yang baik untuk masa yang akan datang," lanjut Wakil Bupati.

Hal senada dikatakan oleh Ketua Yayasan IMM, Dr. Linda Silviana, bahwa pola pengasuhan (parenting) anak usia dini sangat penting khusunya menciptakan generasi yang akan menentukan generasi berikutnya.

Salah satu upaya IMM ialah membuka sekolah yang menyelenggarakan Play Group (Kelompok Bermain), Day Care (Pengasuhan Anak) dan Taman Kanak-Kanak (TK) dengan menerapkan metode motessori.

Dalam seminar hadir 2 orang narasumber yaitu Dr. Debby Anggororini, Sp.A yang membahas masalah tumbuh kembang anak, baik secara fisik dan psikis. Narasumber lainnya ialah Irwan Renaldi, pemerhati anak yang menguraikan tentang pola pengasuhan anak usia dini dengan menitikberatkan pada pemberian contoh melalui komunikasi yang intens dan baik dengan anggota keluarga. Pola aplikasinya dengan memberikan contoh pada moment-moment penting diantaranya pada Bulan Ramadhan.

Pada sesi hiburan ditampilkan kreatifitas siswa-siswi TK Al Madina School Subang. Diantaranya menampilkan kemampuan menghafal do'a dan bermain alat montessori. Seminar dihadiri 110 peserta perorangan maupun pasangan suami istri. Sebagian besar peserta terdiri dari para pengajar di TK, TK IT, Kelompok Bermain dan profesional.