×


Berita



Pemekaran Daerah Otonomi Baru Bupati Subang Himbau Agar Menjaga Ketertiban dan Kondusifitas

  Kamis, 14 Januari 2021
  andri
  780 Dilihat

Bupati Subang H. Ruhimat menyatakan bahwa pemekaran daerah otonomi baru Kabupaten Subang utara, direkomendasikan. Hal ini terungkap berdasarkan laporan tim kajian pemekaran daerah Kabupaten Subang dalam zoom meeting Sosialisasi Kajian Rencana Pemekaran Daerah Subang Utara. Acara berlangsung pada hari Kamis (14/01/2021) di Ruang Rapat Bupati 1.

Rapat yang dipandu oleh ketua tim kajian Dr.Drs. Rahman Mulyawan, M.Si tersebut memaparkan sejumlah hasil kajian akademik para ahli diantaranya kajian aspek hukum, demografi, keamanan, sosial politik dan ekonomi. Berdasarkan poling tentang Pemekaran Daerah Kabupaten Subang "52,29% sangat setuju, 30,66% setuju, 4,88% tidak setuju, 10,10% sangat tidak setuju, 1,85% tidak berpendapat." ujarnya.

Berdasarkan laporan tim kajian, ada 14 kecamatan yang akan masuk dalam Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) diantaranya Kecamatan Blanakan, Ciasem, Legonkulon, Pamanukan,Patokbeusi, Sukasari, Pusaka jaya, Pusakanagara, Cikaum, Tambakdahan, Binong, Compreng, Pabuaran, Purwadadi. Dari luas wilayah dan persebaran penduduk kecamatan Ciasem memiliki wilayah paling luas dan paling banyak penduduknya, dengan luas 110,04 km2 berpenduduk sebanyak 114.942 jiwa, namun tingkat kepadatan penduduk tertinggi berada di Kecamatan Pamanukan yaitu sebesar 1836,36 jiwa/km2 ungkap salah satu tim pengkaji dari ITB Nurrochman ST, MT, Ph.D.

Dalam kesempatan tersebut Kang Jimat sapaan Bupati Subang menyampaikan bahwa "Kajian Pemekaran daerah Kabupaten Subang Utara merupakan tindak lanjut dari apa yang telah kami janjikan pada saat sebelum kami terpilih hal tersebut bentuk respon dari aspirasi masyarakat pantura" ujar Kang Jimat

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat pantura agar menjaga ketertiban dan kondusifitas." kata Kang Jimat, mengingat program strategis nasional patimban sudah beroprasi dan jalan Patimban-Cilamaya sedang dalam proses, tambahnya.

Adapun Sosialisasi Kajian Pemekaran Daerah Kabupaten Subang Utara ini diikuti oleh Sekda Subang, para Asda dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, para Camat se- Kabupaten Subang. Lurah, Kades, BPD, serta tokoh masyarakat se-Kab. Subang. (Prokompim)