×


Berita



Hadiri Rakornas Inflasi tahun 2024 dan TPID Award, Pj. Bupati Subang Ungkap Pentingnya Gerakan Tanam dan Gerakan Ternak Keluarga

  Jumat, 14 Juni 2024
  Annisa
  286 Dilihat

Penjabat (Pj) Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd hadir secara virtual dalam Rapat Koordinasi Nasional Inflasi tahun 2024 dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Award , bertempat di Ruang Rapat Bupati II. Jumat, (14/06).

Rapat Koordinasi Nasional Inflasi tahun 2024 tersebut dilaksanakan secara hybrid, dan dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dan diikuti oleh para kepala daerah seluruh Indonesia.

Mengawali sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Tim Pengendali Inflasi Daerah yang telah berupaya semaksimal mungkin.

"Yang sudah bekerja keras, yang sudah berusaha keras, untuk mengendalikan inflasi. Sehingga yang terakhir di bulan Mei lalu inflasi kita berada di 2,84%. Ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia," Ujarnya.

Selanjutnya, ia memaparkan sekaligus mengingatkan kembali pada tahun 1998, inflasi berada di angka 9,6%. Berkat kerja keras semua pihak, sekarang inflasi berada di level 2,84%.

"Dan saya tahu setiap minggu oleh mendagri diabsen satu per satu inflasinya berapa dibuka secara gamblang. Berapa angkanya di provinsi ini, di kabupaten ini, di kota ini sehingga semuanya tahu," Ungkapnya.

Menanggapi rakor tersebut PJ. Bupati Subang menyampaikan apresiasi pada seluruh instasansi, Organisasi Perangkat Darah (OPD) yang luar biasa dapat menanggapi inflasi di Kabupaten Subang, sampai dengan bulan Juni menjadi 3,2 %.

Ia pun menjelaskan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat merilis tingkat mount to mount, year to date dan year on year pada 3 Juni 2024 dab Kabupaten Subang mengalami deflasi yang paling dalam sebesar -0,52 %. Sedangkan secara year to date Kabupaten Subang di angka 0,06 %.
"Saya berharap tentunya Bulan depan itu bisa turun lagi, dibawah rata rata nasional"

Ia mengungkapkan bahwa angka inflasi dipengaruhi dari dampak perubahan iklim termasuk El Nino sehingga menyebabkan berkurangnya curah hujan di Indonesia, sehingga diperlukan penanaman Pohon kembali.

"Saya minta, lokasi di beberapa area, khususunya di area PTPN kita tanami dengan pohon pohon yg sesuai dengan lingkungan yang ada di situ ," Tegasnya.

Menyikapi tantangan musim yang mungkin akan muncul, dirinya mengajak untuk turut merevitalisasi irigasi (Primer, sekunder dan tersier), jalur prit yang melintang di pemukiman. 

Kemudian, ia juga mengungkapkan sebagai upaya kuratif dari perubahan iklim yang akan dihadapi yakni mendorong terhadap pemanfaatan lahan yang ada dilingkungan.

"Tolong dimonitor Gerakan tanam dan Gerakan Ternak Keluarga karena ini juga penting," Pungkasnya.

Turut mendampingi pada Rapat Koordinasi Nasional Inflasi tahun 2024 secara virtual yakni seluruh Asisten Daerah lingkup Setda Subang dan seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah.