Diskominfo Subang Gelar Pelatihan Aplikasi Sapawarga

  • andri
  • Rabu 11 September 2019
  • Dibaca: 672 Pengunjung
Diskominfo Subang Gelar Pelatihan Aplikasi Sapawarga

Guna mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Diskominfo Kabupaten Subang menyelenggarakan pelatihan aplikasi Sapawarga. Pelatihan diberikan kepada 35 peserta yang terdiri dari 29 perwakilan kecamatan, 1 Relawan TIK, 1 orang dari Dispemdes Subang dan 4 orang dari Diskominfo Subang.

“Saya sangat berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini turut mensukseskan program Sapawarga di wilayah Kabupaten Subang. Sapawarga adalah program yang digagas oleh Provinsi Jawa Barat, yang mana Program Sapawarga adalah program pemberian fasilitas smartphone dan platform aplikasi yang dapat menjembatani komunikasi antara Gubernur dengan warga,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Subang  Dr. H. Sumarna, S.Sos, M.AP saat membuka kegiatan pelatihan aplikasi Sapawarga, Rabu (11/9/2019) di Aula Dekopimda, Subang.

Menurut Kadiskominfo Subang, warga juga dapat lebih mudah dalam menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain itu, lanjut Kadiskominfo, Sapawarga juga menyediakan fitur pelayanan publik dan informasi yang dapat diakses masyarakat Jawa Barat. Adapun peran Diskominfo dalam mensukseskan program Sapawarga adalah dengan memberikan pelatihan sesuai jadwal yang telah ditentukan

Lebih lanjut dikatakan Kadiskominfo, selain pelatihan kepada calon admin Sapawarga di tingkat Kecamatan, RTIK Kabupaten Subang dan Admin Dispemdes, juga akan dilaksanakan pelatihan untuk peserta Admin Desa, Ketua RW dan PLD Se-Kabupaten Subang.

“Kegiatan pelatihan Insya Allah akan dilaksanakan dalam 7 angkatan. Yang mana materi yang disampaikan disesuaikan dengan role atau peran  masing-masing peserta,” ujar Kadiskominfo.

Sementara itu Cony Trijulianto, ST selaku analis sistem dan jaringan Diskominfo Provinsi Jawa Barat mengatakan, Gubernur Jawa Barat ingin berkomunikasi dengan level yang paling bawah yaitu RW.  

“Di level provinsi kita sudah mengadakan pelatihan, terus di level kabupaten juga sudah. Nah sekarang diadakan pelatihan di level kecamatan dan desa, nantinya akan diadakan di level RW,” ujarnya. (Andri)

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita