Wakil Bupati Subang Buka Workshop Implementasi Aplikasi Siskeudes

  • andri
  • Jumat 23 Agustus 2019
  • Dibaca: 29 Pengunjung
Wakil Bupati Subang Buka Workshop Implementasi Aplikasi Siskeudes

Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, S.Si, MM membuka workshop implementasi aplikasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa  (Siskeudes) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat, Jumat (23/8/2019) di Aula Pemda Subang.

Acara turut dihadiri oleh Korwas APD I Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, para Asda, para Kepala OPD se-Kabupaten Subang, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Subang, Para Camat se- Kabupaten Subang, para Kades serta para pengurus DPC ADESI  Kabupaten Subang.

Wakil Bupati meminta kepada para kepala desa untuk mengoptimalkan kegiatan workshop implementasi Aplikasi Siskeudes dengan sebaik-baiknya demi kemajuan masing-masing desa di Kabupten Subang.

“Kami meminta kepada kepala desa untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga harapan kita bersama bahwa tatakelola keuangan desa dapat dilaksanakan dengan baik sehingga dapat membawa manfaat bagi kemajuan desa masing-masing,” pungkas Wakil Bupati.

Adapun kegiatan workshop dimulai tanggal 26 - 31 Agustus 2019 yang melibatkan sekitar 160 orang, terdiri 125 kepala desa/perwakilan desa, Satgas kecamatan, dan Satgas Dispemdes Kabupaten Subang.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, Mulyana AK, menjelaskan manfaat sistem tatakelola keuangan desa dengan aplikasi Siskeudes diantaranya mempermudah aparat desa dalam merencanakan kegiatan, penatausahaan keuangan, penyusunan laporan, serta akuntabilitas pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa.

Selain itu, terkait pelaksanaan Siskeudes, pihak BPKP ingin mendorong peningkatan kompetensi SDM di setiap desa agar melaksanakan pengelolaan dana desa dengan baik sehingga benar-benar dikelola oleh orang yang kompeten.

Mulyana menuturkan,  jika semua desa sudah menggunakan aplikasi Siskeudes maka nantinya dapat membuat laporan keuangan konsolidasian desa sehingga dapat menghasilkan pula laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Subang yang lebih kompreshenshif.

“Bila Kabupaten Subang dapat mengelola Siskeudes dengan baik Insya Allah pengelolaan keuangan desa akan lebih tertib, akuntabel dan aman,” ujarnya. (Diskominfo/ Rovit)

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita