Bazaar Ramadhan Dharma Wanita Persatuan

  • 04 Juni 2018
  • Dibaca: 131 Pengunjung
Bazaar Ramadhan Dharma Wanita Persatuan

Sebanyak 65 stand ambil bagian dalam Kegiatan Bazaar Ramadhan di lingkungan Pemkab Subang, Senin (4/6/2018). Mereka adalah pelaku usaha dan UKM binaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Usaha Kecil dan Menengah (UKM) binaan BUMD.

Dalam laporannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang, Yuli Abdurakhman menyampaikan bazar Ramadhan tahun 2018 berlangsung dari tanggal 4  sampai 6 Juni 2018. Menurut Yuli, Tujuannya untuk memberdayakan pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Subang. “Sekaligus sebagai mempersiapkan hari raya Idul fitri 1439 H bagi masyarakat da pegawai di lingkugan Pemkab Subang,” ujarnya

Adapun tema kegiatan ialah: " Melalui Bazar Ramadhan 1439 H Kami Tingkatkan Rasa Kebersamaan dan Kepedulian Pemerintah Kabupaten Subang Untuk Meringankan Beban Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H ".

Terkait Adipura Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim menghimbau kemada masyarakat Subang untuk menjaga keamanan, kenyamanan, keindahan dan kerapihan lingkungan. “Karena kita sedang berupaya mempertahankan Piala Adipura dan meminta kepada semua pihak untuk mempertahankan Piala Adipura, yang selama 20 tahun lebih lamanya kita tunggu,” ungkap Plt. Bupati Subang.

Kemudian Plt. Bupati Subang juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini Pemkab belum maksimal memberikan pelayanan. “Saya selaku (Pimpinan Daerah) memohon maaf lahir dan bathin apabila selama melaksanakan tugas pemerintahan masih banyak kekurangan. Tetapi kami berusaha untuk menjadikan Subang menjadi lebih baik,” ujar Plt. Bupati Subang.

Pada kesempatan tersebut Plt. Bupati Subang memberikan 200 paket santunan kepada cleaning service lingkup Pemkab. Subang dan fakir miskin di wilayah Kabupaten Subang. Santunan tersebut bersumber dari DWP Subang, Bank BJB, DPMPTSP Kab. Subag, Dinkes Kab. Subang, PD. BPR, Yogya, Alfamart  

Bazaar Ramadhan akan berlangsung selama 3 hari dengan menjual sembako dan kebutuhan Hari Raya Lebaran. Penjualan sembako yang disajikan dijual dengan harga dibawah harga pasar. Adapun penjualan sembako dengan harga di bawah pasar untuk mengendalikan harga yang sering mengalami fluktuasi saat menjelang lebaran. 

  • 04 Juni 2018
  • Dibaca: 131 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita