Pemkab. Subang MoU Dengan Pemkot. Bandung mengenai Aplikasi Smart City dan e-government

  • 01 November 2017
  • Dibaca: 172 Pengunjung
Pemkab. Subang MoU Dengan Pemkot. Bandung mengenai Aplikasi Smart City dan e-government

Pemerintah Kabupaten Subang dan Pemerintah Kota Bandung  melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerjasama implementasi aplikasi smart city dan e-government. Kesepakatan bersama juga dilakukan  Pemkot. Bandungdengan 3 provinsi dan 34 Kabupaten/Kota, di Pendopo Walikota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Balonggede, Bandung. Rabu (1/11).

Kesepakatan bersama tersebut merupakan arahan dari KPK. Hal ini karena Kota Bandung dinilai memiliki beberapa sistem yang sejalan dengan KPK  yaitu pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN),  dengan transparansi data yang efisien.

Walikota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa aplikasi yang akan direplika antara lain sabilulungan, Hayu!, dan e Remunerasi Kinerja (e-RK).

 Aplikasi Sabilulungan yaitu aplikasi untuk fasilitasi hibah dan Bantuan Sosial (Bansos). Melalui aplikasi ini, pemohon hibah bisa melakukan pengajuan dana sekaligus melacak proses pengajuannya.  Aplikasi Hayu! Merupakan media untuk mengajukan perijinan usaha dengan modal di atas Rp. 500 juta secara online. Sementara aplikasi e-RK merupakan aplikasi untuk memantau kinerja aparatur pemerintah.

"Kita berikan beberapan tunjangan kerja dinamis agar PNS lebih produktif dan lebih sejahtera, bila dia giat atau tidak bisa ketahuan hanya dengan menggunakan HP," paparnya.

Sementara itu Pimpinan KPK, Laode M Syarif mengatakan bahwa kegiatan ini selain pertemuan silaturahim dan berbagi pengalaman dalan menghilangkan KKN bersama-sama.

"Ada beberapa komitmen Bupati dan Walikota, ada yang tinggi dan ada yang kurang transparan dalam memberikan informasi, sehingga dengan kegiatan  ini makin terintegrasi sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud," jelasnya.

Sehingga menurutnya, bila semakin transparan dan menggunakan aplikasi yang telah berhasil diterapkan di Bandung ini, bisa menghemat anggaran milyaran bahkan triliunan. Sehingga SKPD datau OPD akan mengetahui apa yang tidak harus dilakukan. Bahkan kinerja para PNS pun akan lebih efisien.

Sementara Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih, SE menyambut baik hibah ini, karena pihaknya saat ini konsisten berusaha meningkatkan kinera,  juga terutama dalam penyerapan anggaran.

"Kita juga sedang berusaha meningkatkan kinerja PNS dan penyerapan anggaran, sehingga dengan ini kita bisa mempermudah dan bisa langsung memantau," ungkap bupati.

Apalagi setelah melihat Planing Galeri yang ada di Balai Kota Bandung,  Bupati Imas semakin semangat karena akan membangun Museum Diorama Subang.

"Kemudian kita juga telah melihat planing galerinya, sehingga bisa menambah pengetahuan tentang akan bagaimana museum yang akan kita bangun," tuturnya.

Memang setelah melaksanakan penandatanganan MoU seluruh Bupatu dan Walikota diajak untuk melihat kecanggihan dan keunikan Planing Galeri dan Pusat Informasi di Bandung yaitu Bandung Coman Center (BCC ).

  • 01 November 2017
  • Dibaca: 172 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita