Puskesmas Pagaden Wakili Lomba Tingkat Provinsi

  • 20 April 2017
  • Dibaca: 51 Pengunjung
Puskesmas Pagaden Wakili Lomba Tingkat Provinsi

UPTD Puskesmas Pagaden dikunjungi tim penilai Puskesmas Berprestasi TK Provinsi Jawa Barat,  Kamis (20/04). Puskesmas Pagaden merupakan kategori Puskesmas pedesaan yang telah terpilih sebagai Puskesmas berprestasi tingkat Kabupaten Subang dengan melalui seleksi yang cukup ketat bersaing dengan puskesmas yang ada di Kabupaten Subang.

Plt. Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih, SE berharap bahwa, dengan fasilitas yang sudah cukup memadai dan pelayanan prima yang telah diberikan, semoga Puskesmas Pagaden yang mewakili Kabupaten Subang bisa meraih juara dalam penilaian puskesmas tingkat Propinsi Jawa Barat.

“Penilaian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berprestasi tingkat Propinsi Jawa Barat tahun 2017 semoga menjadi motivasi agar Puskemas Pagaden selalu dapat memberikan pelayanan prima yang baik kepada seluruh masyarakat Pagaden pada khususnya dan umumnya bagi masyarakat Subang,” Ungkap Plt. Bupati Subang.

Ketua Tim penilai dari Provinsi Jawa Barat Ucu Saefurohman, MKM menyampaikan, penilaian ini sebagai ajang motivasi dan memacu petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanaan kesehatan dan penilaian ini dilakukan secara objektif karena hasil penilaian ini dapat meningkatkan akreditasi Puskesmas.

Pada kesempatan itu, Kepala Puskesmas Pagaden Dr. Anggraeni Ginting dihadapan tim penilai dan para tamu undangan memaparkan visi, misi dan program kerja yang ada di puskesmas Pagaden.

Peskesmas Pagaden sendiri sudah memiliki fasilitas pelayanan untuk pasien penyakit HIV/ AIDS. Hal itu untuk memudahkan pasien HIV/ AIDS berobat jadi tidak perlu jauh ke Rumah Sakit. Hanya saja dalam melayanai pasien HIV/ AIDS masih memiliki kendala terutama alat kesehatan yang kurang memadai. Namun, untuk sarana bangunan sudah difasilitasi dari anggaran APBD.

Selain penangan HIV AIDS, di Puskesmas Pagaden juga sedang digalakan program gerakan ketuk pintu yang dibantu oleh kader untuk penangan penyakit TBC. Gerakan ketuk pintu yakni untuk menemukan kasus Tuberkulosis (TB) di masyarakat, dengan ditemukan sasaran penderita TB maka bisa segera diobati. 

Pada kegiatan tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan tim teater dari siswa-siswi yang membawakan tema teater tentang bahaya pergaulan bebas terhadap HIV AIDS.

Turut hadir Plt. Kadis Kesehatan Subang dr Dwinan Marchicawati, unsur Polsek Pagaden, unsur Koramil Pagaden, Camat Pagaden Drs. Dadang Darmawan, Camat Pusakajaya H. Toni, S.Pd., M.Si, Kepala Desa se-Kecamatan Pagaden, Kepala UPTD Puskesmas Pagaden, Tim Penggerak PKK Pagaden, Kader pos KB Desa se-Kecamatan Pagaden dan karyawan Puskesmas Pagaden.

  • 20 April 2017
  • Dibaca: 51 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita